Globe

Globe

Laman

Thursday, 23 July 2015

Letak Geologis dan Pengaruhnya Bagi Keadaan Alam Indonesia

3.    Letak Geologis

Letak geologis adalah letak suatu wilayah dilihat dari jenis batuan yang ada di permukaan bumi. Berdasarkan keadaan geologinya, kepulauan di Indonesia dapat dikategorikan menjadi 3 daerah, yaitu :
  1. Daerah dangkalan Sunda
  2. Daerah dangkalan Sahul
  3. Daerah antara dangkalan Sunda dan dangkalan Sahul

Indonesia bagian barat merupakan bagian dari Benua Asia, Indonesia bagian timur merupakan bagian dari Benua Australia, sedangkan Indonesia bagian tengah merupakan peralihan yang disebut daerah Wallace. Dilihat dari segi jalur pegunungan yang ada, kepulauan Indonesia terletak di antara dua rangkaian pegunungan muda. Pegunungan di Indonesia bagian barat merupakan bagian dari rangkaian pegunungan Sirkum Mediterania, sedangkan pegunungan Indonesia bagian timur merupakan bagian dari rangkaian pegunungan Sirkum Pasifik.
















Akibat dari letak geologis Indonesia tersebut adalah:
  • Kepulauan Indonesia memiliki banyak gunung api yang aktif.
  • Laut di bagian Indonesia barat dan lndonesia timur dangkal, di Indonesia tengah lautnya dalam.
  • Indonesia menyimpan banyak barang tambang mineral
  • Wilayah Indonesia termasuk daerah yang labil dan sering mengalami gempa bumi tektonik dan vulkanik
  • Pegunungan di Indonesia merupakan rangkaian pegunungan muda Sirkum Mediterania dan Sirkum Pasifik


Letak Geografis dan Pengaruhnya Bagi Keadaan Alam Indonesia

2.  Letak Geografis

Letak geografis adalah letak suatu daerah atau wilayah dilihat dari kenyataan di permukaan bumi. Berdasarkan letak geografisnya, kepulauan Indonesia di antara Benua Asia dan Benua Australia, serta di antara Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Dengan demikian, wilayah Indonesia berada pada posisi silang, yang mempunyai arti penting dalam kaitannya dengan iklim dan perekonomian. 

Wilayah Indonesia juga berbatasan dengan sejumlah wilayah. Batas-batas wilayah Indonesia dengan wilayah lainnya adalah seperti berikut :
  • Di sebelah utara, Indonesia berbatasan dengan Malaysia, Singapura, Palau, Filipina dan Laut Cina Selatan.
  • Di sebelah selatan, Indonesia berbatasan dengan Timor Leste, Australia, dan Samudra Hindia.
  • Di sebelah barat, Indonesia berbatasan dengan Samudra Hindia.
  • Di sebelah timur, Indonesia berbatasan dengan Papua Nugini dan Samudra Pasifik.


















Pengaruh letak geografis Indonesia, antara lain sebagai berikut:
  1. Secara fisik, dengan letak geografis tersebut Indonesia kemudian dilalui oleh angin monsoon atau muson. Angin ini berganti arah sebanyak dua kali di dalam satu tahun. Kehadiran angin muson ini membuat Indonesia hanya memiliki dua musim yakni penghujan dan kemarau.
  2. Indonesia yang diapit dua benua dan juga dua samudera, membuat wilayah Indonesia sangat strategis sebab dilalui oleh persimpangan lalu lintas internasional baik itu di udara dan juga di laut. Dengan kenyataan tersebut, Indonesia kemudian menjadi Negara yang potensi perekonomiannya baik sebab Negara industri dan Negara berkembang menjadikan Indonesia sebagai titik industri mereka.
  3. Pengaruh letak geografis Indonesia lainnya menyentuh soal budaya. Kekayaan kultur di Indonesia tidak lepas dari kebudayaan Negara yang terletak di sekitarnya. Derasanya kebudayaan ini lambat laun memasuki proses asimilasi dan sebagai hasilnya Indonesia memiliki kebudayaan lain yang beragam dan khas.

Letak Astronomis dan Pengaruhnya Bagi Keadaan Alam Indonesia

1.    Letak Astronomis

Letak astronomis suatu negara adalah posisi letak yang berdasarkan garis lintang dan garis bujur. Garis lintang adalah garis khayal yang melingkari permukaan bumi secara horizontal, sedangkan garis bujur adalah garis khayal yang menghubungkan Kutub Utara dan Kutub Selatan. Letak astronomis Indonesia Terletak di antara 95˚BT - 141˚BT dan 6˚LU - 11˚LS. 

Berdasarkan letak astronomisnya Indonesia dilalui oleh
 Garis Equator, yaitu garis khayal pada peta atau globe yang membagi bumi menjadi dua bagian sama besarnya. Garis equator atau garis khatulistiwa terletak pada garis lintang 0˚.

















Berdasarkan garis lintang, Indonesia berada di wilayah iklim tropis, akibatnya Indonesia memiliki 2 musim yaitu musim hujan dan musim kemarau. Sedangkan berdasarkan garis bujur, Indonesia dibagi menjadi 3 daerah waktu yaitu, Waktu Indonesia bagian Barat (WIB), Waktu Indonesia bagian Tengah (WITA), dan Waktu Indonesia bagian Timur (WIT).

Waktu Indonesia bagian Barat (WIB) :
a.    Pulau Sumatra
b.    Pulau Jawa
c.     Pulau Madura
d.    Kalimantan Barat
e.    Kalimantan Tengah
f.     dan pulau - pulau di sekitarnya

Waktu Indonesia bagian Tengah (WITA) :
a.    Pulau Bali
b.    Nusa Tenggara Barat (NTB)
c.     Nusa Tenggara Timur (NTT)
d.    Kalimantan Timur
e.    Kalimantan Selatan
f.     Pulau Sulawesi
g.    dan pulau-pulau di sekitarnya

Waktu Indonesia bagian Timur (WIT) :
a.    Kepulauan Maluku
b.    Pulau Irian Jaya (Papua)
c.     dan pulau-pulau di sekitarnya